Tahun ini Katar dilingkungan rumah gwe ngadain sebuah acara, panggung konser akademi parodi indonesia API ,en gwe masuk didalam kepanitiaan acara tersebut. Gwe kebagian seksi acara. Waktu persiapan pembuatan panggung kita sedikit menghadapi masalah, pak RT tiba-tiba saja ingin mengubah rencana pembuatan panggung,padahal kita tuch dah punya kopnsep panggungnya en itu dah dibuat ma seksi dekorasi cukup lama. Karena waktu yang ada tuk menyelesaikan pembuatan panggung sangat singkat seksi acara bersikeras tuk bikin panggung sesuai konsep yang dia buat. Disisi lain keadan dilapangan memang kurang pas untuk panggung,kita jadinya agak susah tuk merealisasikan konsep tersebut. Perdebatan pun terjadi antara salah satu senior katar dengan seksi dekorasi, perdebatan terus berlangsung tanpa ada jalan keluar sedangkan waktu sudah benar-benar sempit ( saat itu pukul 14:00, panggung harus selesai pukul 18:00) akibat perdebatan tersebut tak seorang pun yang bergerak tuk membuat panggung. Gwe jadi kesel melihat perdebatan mempertahankan pendapat tersebut. Gwe ajak aja salah satu dari junior gwe tuk mindahin palet agar panggung bisa segera dibuat tanpa menunggu hasil perdebatan tersebut. Rekan-rekan yang lain pun ikut bergerak dan akhirnya perdebatan dengan sendirinya selesai tanpa hasil.
Dari kejadian tersebut hal yang paling gwe sesalin adalah mengapa disaat seperti itu masih saja terjadi egoisme dalam mempertahankan pendapat perorang, padahal yang kita butuhkan saat itu adalah kerja sama,toh nantinya pendapat siapapun yang dipakai itu demi kebaikan bersama. Memang setiap orang punya ego, tapi ego yang berlebihan apalagi saat kita akan melakukan sebuah rencana hanyalah akan menambah sebuah masalh bukannya membantu kita tuk mensukseskannya. Mengalah adalah jalan terbaik menghadapinya, tapi rupanya itu hal yang susah untuk dilakukan oleh sebagian orang. Dan itulah yang terjadi pada kedua rekan gwe. Walaupun seperti itu gwe tetap seneng karena mereka mau menghentikan perdebatan saat semuanya dah bergerak tuk membuat panggung yang hasilnya jelas ga sesuai dengan harapan mereka.
Nb : Gw tulis ini sewaktu jadi panitia acara 17-an tahun 2004
Senin, 11 Februari 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar